Bagaimana Konfigurasi SAMBA Permissions

Holla, di sekmen ini kita coba membahas “Bagaimana Konfigurasi SAMBA Permissions”. Okay, anggap aja semua yang baca artikel ini ga tau apa itu SAMBA. Ijinkan saya untuk mengenalkan partner kerja saya ini yang bernama SAMBA😀

Apa itu SAMBA ?

SAMBA adalah sebuah software yang bekerja di sistem operasi linux, unix dan windows yang menggunakan protokol network SMB (Server Massage Block).

Apa itu SMB ?

SMB adalah sebuah protokol komunikasi data yang juga digunakan oleh Microsoft dan OS/2 untuk menampilkan fungsi jaringan client-server yang menyediakan sharing file dan printer serta tugas-tugas lainnya yang berhubungan.

Apa sih fungsi SAMBA ?

Intinya SAMBA itu berfungsi untuk menghubungkan antara sistem operasi linux dan windows, biasanya sering dipakai untuk sharing file, sharing device, PDC, firewall, DNS, DHCP, FTP, webserver, sebagai gateway, mail server, proxy dll

Okay, lanjut kita masuk ke inti artikel ini. Jadi di SAMBA ini kita bisa mengatur akses sharing suatu direktori, contohnya, apabila kita masuk ke server 192.168.0.200 kita akan diberi pilihan mau masuk folder mana? nah, untuk mengatur siapa dan dapat hak akses untuk folder mana, nah itu kita bisa atur. Mau tau caranya ? Ayo kita mulai step-stepnya.
“Ini dalam keadaan sudah masuk server dan di server sudah di install SAMBA Server”

Sebagai contoh, kita buat hak akses kepada user1 dan user2 untuk bisa mengakses direktori Developer, dan kita buat satu direktori Public Office yang dapat diakses oleh semua user yang terdaftar dan direktori Public yang dapat di akses oleh semua pengunjung.

Pertama kita masuk ke konfigurasi SMB

sudo nano /etc/samba/smb.conf

Lalu kita masukan permission dibawah ini

[Developer]
comment = Untuk para developer
path = /var/www
browseable = yes
writeable = yes
admin users = admin
valid users = user1 user2
security = USER
encrypt passwords = yes
smb passwd file = /usr/local/etc/samba/smbpasswd
username map = /etc/passw

[Public Office]
comment = Untuk semua karyawan
path = /home/data_kantor
browseable = yes
writeable = yes
admin users = admin
security = USER
encrypt passwords = yes
smb passwd file = /usr/local/etc/samba/smbpasswd
username map = /etc/passw

[Public]
comment = Untuk semua pengunjung
path = /home/data_publik
browseable = yes
writeable = yes
admin users = admin
guest_ok = yes

Selesai membuat permission, kita cek apakah sudah sesuai permission yang kita buat

testparm -v /etc/samba/smb.conf

Setelah itu untuk mengaplikasikan permission yang sudah kita buat, kita restart SAMBAnya

/etc/init.d/samba restart

Hoho, Selamattttt.. anda sudah berhasil membuat permission di SAMBA Server. Dan semoga tutorial ini bermakna untuk anda yang membutuhkan. AMINNN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s